Rabu, 11 Januari 2012

Resep Membuat Ice Cream Goreng

Bahan Ice Cream Goreng :
- 1 loyang persegi 12 cm sponge cake cokelat, tebal 1 cm
- 1 scoop strawberry ice cream
- 50 gr tepung terigu protein sedang
- 50 gr tepung roti
- 1 btr telur ayam, kocok lepas
- strawberry sauce, sebagai pelengkap
Cara Membuat Ice Cream Goreng :
1. Isi sponge cake cokelat dengan ice cream, bentuk menjadi bulat seperti bola.
2. Siapkan bahan untuk panir: ayak tepung terigu, taruh dalam mangkuk. Kocok lepas telur dalam mangkuk lain.
3. Gulingkan sponge berisi es krim di dalam tepung terigu. Angkat, lalu celupkan ke dalam telur, terakhir gulingkan di atas tepung roti hingga rata. Simpan dalam freezer hingga membeku.
4. Goreng dengan minyak panas hingga berwarna kuning keemasan.
5. Belah es krim goreng menjadi dua bagian, hidangkan dengan strawberry sauce atau saus lain sesuai selera.
Untuk 1 orang


Ice Cream Goreng

Es krim goreng adalah sebuah makanan penutup berupa es krim yang digoreng. Es krim goreng memiliki varian Amerika Utara dan Asia.
Makanan ini dibuat dengan mengambil satu sendok es krim yang sangat dingin dan terjaga suhunya, dan diolesi dengan telur mentah, digulingkan dengan cornflakes atau remah-remah biskuit, dan digoreng dalam waktu sebentar. Suhu es krim yang sangat dingin tidak akan membuatnya meleleh saat digoreng. Setelah selesai digoreng, es krim ini diberi kayu manis, gula atau sedikit sentuhan daun mint, walaupun krim kocok dan madu kadang juga ditambahkan.
Walaupun kuning telur di es krim goreng digoreng, telur itu masih mentah dikarenakan suhu es krim yang sangat rendah. Jika telur itu tidak dimasak atau disimpan dengan baik, maka pemakannya akan mengalami keracunan salmonella.


Di restoran Cina dan Jepang. Es krim goreng menjadi makanan penutup yang populer. Resep es krim goreng di restoran seperti ini menggunakan tempura, bukan cornflakes. Rasa es krim goreng yang paling populer adalah teh hijauvanili, dan kacang merah. Walaupun serpihan kelapa juga bisa ditambahkan.

Cerita Es Krim Dulu dan Kini

BANYAK orang menyukai es krim yang kini disajikan dalam beragam rasa nan nikmat. Namun, tak banyak orang tahu sejarah es krim.

Menurut Chef Sandra Johan, es krim sudah ada sejak sekira 300-400 Sebelum Masehi pada masa Kaisar Nero di Romawi. Bentuk es pada masa itu seperti es serut, yang terbuat dari salju halus dan disantap bersama potongan-potongan buah dan madu gunung.

Es yang kita kenal sekarang ini sebenarnya ditemukan pertama kali oleh bangsa China pada sekira 700 masehi. Es krim menjadi makanan persembahan bagi Kaisar Tang dari Dinasti Shang. Kaisar Tang adalah seorang penggemar kuliner, yang meminta para koki istana untuk membuat es krim dari campuran salju, susu sapi, dan tepung yang kemudian diaduk hingga mengental.

Kemudian, tahun berlalu dan China membuka hubungan dagang dengan Italia. Pembukaan jalur dagang ini kemudian membuat Marcopolo, seorang penjelajah lautan asal Italia membawa resep es krim dari China ke negaranya. Di Italia, resep es krim ini kemudian dimodifikasi dengan sirup dan campuran es. Jadilah es krim a la Italiano yang kemudian dinikmati oleh kaum bangsawan Eropa dan menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Sejak itu, es krim semakin berkembang dengan berbagai modifikasi dan teknik pembuatan. Ada french-style ice cream, yang terbuat dari kuning telur dan populer di dataran Amerika. Di Amerika, kemudian teknis ini dikembangkan menjadi philadelphia ice cream, yang terbuat dari putih telur ditambah berbagai rasa, seperti coklat, vanilla, dan stroberi.



Di Amerika, es krim baru populer pada abad ke-19, seiring penemuan mesin pembuat es krim untuk memenuhi permintaan rakyat Amerika yang tinggi terhadap kudapan ini. Dari Amerika pulalah muncul sebutan es krim, yang berasal dari kata "iced cream".

“Di Indonesia, es krim dibawa oleh bangsa Belanda, dan pada awalnya merupakan jenis makanan yang sangat mahal dan mewah,” tutur Chef Sandra pada acara "Inspirasi Rasa Nusantara bersama Wall's Dung Dung" di Demang Restaurant & Coffee Lounge, Jakarta, Selasa (10/1/2012).

Es krim pada awalnya dikonsumsi di Iced Cream Saloon di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, dan sebagainya. “Yang dapat mengonsumsi es krim hanyalah orang-orang Belanda dan sebagian kecil masyarakat Indonesia. Karena iri melihat sinyo dan noni Belanda mengonsumsi es krim dengan lezatnya, rakyar Indonesia tidak kehilangan akal untuk berkreasi,” lanjutnya.

Ia menambahkan, rakyat Indonesia mengganti bahan dasar es krim berupa susu, yang pada saat itu sangat mahal, dengan santan. Santan yang terbuat dari kelapa ini banyak sekali terdapat di Indonesia, kemudian diolah menjadi es krim. Caranya, santan diaduk di dalam ember kayu, dengan campuran es dan garam selama 6-8 jam. Es krim santan ini kemudian dikreasikan dengan tambahan rasa lokal, seperti kelapa, kopyor, nangka, alpukat, ketan hitam, dan lain-lain.

Es krim santan kemudian dijajakan keluar-masuk kampung menggunakan pikulan atau gerobak kecil. Es krim gerobak menggunakan gong kecil yang bila dipukul berbunyi dung-dung-dung, dan sejak itu dikenal dengan nama es dung dung.

Es krim disajikan dengan roti tawar, cone, maupun dalam gelas kaca. Selain mendapat sebutan sebagai es dung dung, es krim jenis ini juga dikenal sebagai es puter, yang menjadikannya makanan penutup tradisional khas Indonesia. Es dung dung dengan bahan dasar santan ini juga istimewa karena merupakan satu-satunya es krim di dunia yang menggunakan bahan dasar santan.

“Belum ada negara atau bangsa manapun di dunia yang mengklaim penggunaan bahan dasar santan untuk es krim selain Indonesia,” tutup Chef Sandra. (ftr)

Kamis, 05 Januari 2012

Es Lilin Bandung







Berawal dari kenangan masa kecil yang gemar akan es lilin, adalah Bapak A. Setia Permana yang memiliki gagasan awal untuk memproduksi Es Lilin Bandung Aneka Rasa. Setelah menghabiskan waktu tiga bulan untuk mendapatkan resep yang pas, akhirnya Juni 2006 Es Lilin Bandung Aneka Rasa resmi dipasarkan. Saat ini Es Lilin Bandung Aneka Rasa sudah tersebar di berbagai daerah antara lain Bandung sendiri, Bogor, Bekasi, Jakarta, Tasik, Garut, Bali.


Kedai Es Lilin yang bertempat di Jl. Cikawao No.39 Bandung ini memiliki beberapa keunggulan. Diantaranya:

  • Memakai bahan - bahan yang berkualitas serta buah asli sebagai perasa.
  • Karena memakai buah asli, maka manfaat yang terkandung dari buah itu sendiri masih ada dalam es lilin yang Anda konsumsi.
  • Daya cair dari Es Lilin Bandung Aneka Rasa ini tergolong lama, sehingga cocok untuk dijadikan sebagai salah satu alternatif oleh - oleh khas dari Bandung.


Es lilin Bandung mempunyai 18 aneka rasa, diantaranya:
  1. Coklat
  2. Vanilla
  3. Cappucino
  4. Ketan Hitam
  5. Sirsak
  6. Nangka
  7. Jagung
  8. Alpukat
  9. Lychee
  10. Strawberry
  11. Jeruk
  12. Kacang Merah
  13. Anggur 
  14. Jambu
  15. Kacang Hijau
  16. Mangga
  17. Durian
  18. Kelapa Muda

Jl. Cikawao No.39 Bandung
Jawa Barat Indonesia
(022) 4202176
www.eslilin.com

Senin, 12 Desember 2011

Ice Cream Waffle



Bahan:
3 btr telur
1 sdm ragi instan
200 gr gula pasir
1/2 sdt garam
500 ml susu cair
150 gr mentega, lelehkan
500 gr tepung terigu
1 sdt baking powder







Pelengkap:
250 gr ice cream 3 rasa
50 ml cokelat leleh

Cara membuat:
1. Taruh tepung terigu, baking powder, gula pasir dalam wadah. Buat lubang di tengahnya, lalu masukkan ragi instan dan telur. Aduk sambil tuangi susu sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai licin.
2. Masukkan mentega leleh dan garam sambil aduk sampai rata. Diamkan selama 15 menit.
3. Olesi cetakan wafel dengan sedikit mentega dan panaskan sampai cetakan berasap. Tuang adonan wafel ke dalam cetakan hingga penuh, katupkan tutupnya. Balik hingga bagian bawah terlapisi adonan. Masak hingga wafel matang dan kekuningan, keluarkan dari cetakan.
4. Sajikan wafel dengan es krim dan cokelat leleh.

I Scream for Ice Cream, Bandung



Pernah menjerit karena es krim? Mungkin di sini anda bisa menjerit menikmati beragam pilihan rasa home made ice cream. Ya, I Scream for Ice Cream, merupakan kedai es krim yang berlokasi di Jl. Hariangbanga, tidak jauh dari Jl. Dago, Bandung. Dengan suasana rumah jaman baheula, kita memang seolah diajak untuk khusyu menikmati lembutnya es krim.

Ada dua jenis ice cream yang tersedia disini, saya juga gak tau apa bedanya. Yang jelas jenis yang satu lebih special dari yang lainnya (makanya ada selisih harga). Untuk jenis pertama ini kita bisa pesan biasa dengan menggunakan cup atau cone, dengan pilihan 2 topping free. Harganya untuk 1 scoop Rp.9.500, 2 scoops Rp.18.000, 3 scoops Rp.22.500, dan 4 scoops Rp.26.000. Atau kita juga bisa pesan Marblelicious, jadi dua atau tiga scoops dari es krim ini dicampur dengan topping yang kita pilih di aduk di atas "kompor" dingin, mirip dengan es krimnya Cold Stone-lah kalau di Jakarta, walaupun tetep beda kelas dan rasa sih. Tapi sensasi dari marblelicious ini cukup membuat kita bisa "menjerit" koq... Lembut dan mempesona :))


Kalau jenis ke dua sih es krim standar, dengan berbagai cita rasa yang diramu khusus oleh si empunya kedai. Anak saya sih tetep milih es krim coklat, tidak bisa pindah ke lain hati, plus topping butiran coklat warna-warni. Gak tau emang bener-bener enak atau emang doyan, es krim dalam cup yang dipesan anak saya benar-benar bersih tak bersisa, sluurrrppp.... Harganya 1 scoop Rp.8500, 2 scoops Rp.16.000, 3 scoops Rp.20.000 dan 4 scoops Rp.24.000, sudah termasuk free 2 topping
.

Nah kalo bapaknya milih menikmati Es Poeter yang juga Home Made dari tempat ini. Tersedia beragam pilihan rasa es puter ini seperti Kopyor, Durian, Nangka, Kelapa Muda, Tape Ketan, Mocca dan Coklat. Kopyor menjadi pilihan saya karena sudah terbayang kesegarannya. Harga untuk 1 cup-nya rata-rata Rp.3000 kecuali Kopyor dan Durian Rp.3500. Sedangkan kalau mau bawa pulang harga 1 Liternya Rp.30.000 - 35.000.


Selain beragam jenis es krim tersebut, kita juga bisa menikmati minuman Milkshake serta Italian Soda. Atau kita juga bisa bawa pulang Casata, yaitu cake dengan bahan dasar es krim, seharga Rp.70ribu.
Jadi cobain deh meluncur ke Jl. Hariangbanga (dekat jl. Tamansari) dan nikmati sensasi "es krim buatan rumah" dari I Scream for Ice Cream.

Sabtu, 10 Desember 2011

Baltic Ice Cream





Ice Cream Baltic adalah es krim tempo doeloe yang sudah ada sejak tahun 1939. Es krim yang terbuat dari bahan alami, lebih banyak susu (susu murni) dan buah segar. Sistem marketing kami hanya menerima pesanan melalui telepon dan dikirim langsung ke alamat pengiriman yang meliputi area seluruh Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sebagian Bogor. Dan juga es krim Baltic tanpa menggunakan bahan pengawet karena kami hanya menggunakan dry ice (biang es) yang digunakan untuk pengantaran ke tempat tujuan yang bisa mempertahankan tingkat kebekuan es krim.


Produk Es Krim Yang Disediakan:

  • Ice Stick
  • Ice Cup
  • Tart Ice Cream
  • Mini Ice Tart
  • Ice Cream dan Ice Puter Galon
  • Beberapa Paket Ice Cream Pilihan
  • Pesanan-pesanan Khusus
Ice Cup

Ice Stick



Jl. Kramat Raya No. 10 - 12, Senen
Phone: (021) 3501805, (021) 3906409     
Spending : Di bawah Rp.30.000








Rabu, 11 Januari 2012

Resep Membuat Ice Cream Goreng

Bahan Ice Cream Goreng :
- 1 loyang persegi 12 cm sponge cake cokelat, tebal 1 cm
- 1 scoop strawberry ice cream
- 50 gr tepung terigu protein sedang
- 50 gr tepung roti
- 1 btr telur ayam, kocok lepas
- strawberry sauce, sebagai pelengkap
Cara Membuat Ice Cream Goreng :
1. Isi sponge cake cokelat dengan ice cream, bentuk menjadi bulat seperti bola.
2. Siapkan bahan untuk panir: ayak tepung terigu, taruh dalam mangkuk. Kocok lepas telur dalam mangkuk lain.
3. Gulingkan sponge berisi es krim di dalam tepung terigu. Angkat, lalu celupkan ke dalam telur, terakhir gulingkan di atas tepung roti hingga rata. Simpan dalam freezer hingga membeku.
4. Goreng dengan minyak panas hingga berwarna kuning keemasan.
5. Belah es krim goreng menjadi dua bagian, hidangkan dengan strawberry sauce atau saus lain sesuai selera.
Untuk 1 orang


Ice Cream Goreng

Es krim goreng adalah sebuah makanan penutup berupa es krim yang digoreng. Es krim goreng memiliki varian Amerika Utara dan Asia.
Makanan ini dibuat dengan mengambil satu sendok es krim yang sangat dingin dan terjaga suhunya, dan diolesi dengan telur mentah, digulingkan dengan cornflakes atau remah-remah biskuit, dan digoreng dalam waktu sebentar. Suhu es krim yang sangat dingin tidak akan membuatnya meleleh saat digoreng. Setelah selesai digoreng, es krim ini diberi kayu manis, gula atau sedikit sentuhan daun mint, walaupun krim kocok dan madu kadang juga ditambahkan.
Walaupun kuning telur di es krim goreng digoreng, telur itu masih mentah dikarenakan suhu es krim yang sangat rendah. Jika telur itu tidak dimasak atau disimpan dengan baik, maka pemakannya akan mengalami keracunan salmonella.


Di restoran Cina dan Jepang. Es krim goreng menjadi makanan penutup yang populer. Resep es krim goreng di restoran seperti ini menggunakan tempura, bukan cornflakes. Rasa es krim goreng yang paling populer adalah teh hijauvanili, dan kacang merah. Walaupun serpihan kelapa juga bisa ditambahkan.

Cerita Es Krim Dulu dan Kini

BANYAK orang menyukai es krim yang kini disajikan dalam beragam rasa nan nikmat. Namun, tak banyak orang tahu sejarah es krim.

Menurut Chef Sandra Johan, es krim sudah ada sejak sekira 300-400 Sebelum Masehi pada masa Kaisar Nero di Romawi. Bentuk es pada masa itu seperti es serut, yang terbuat dari salju halus dan disantap bersama potongan-potongan buah dan madu gunung.

Es yang kita kenal sekarang ini sebenarnya ditemukan pertama kali oleh bangsa China pada sekira 700 masehi. Es krim menjadi makanan persembahan bagi Kaisar Tang dari Dinasti Shang. Kaisar Tang adalah seorang penggemar kuliner, yang meminta para koki istana untuk membuat es krim dari campuran salju, susu sapi, dan tepung yang kemudian diaduk hingga mengental.

Kemudian, tahun berlalu dan China membuka hubungan dagang dengan Italia. Pembukaan jalur dagang ini kemudian membuat Marcopolo, seorang penjelajah lautan asal Italia membawa resep es krim dari China ke negaranya. Di Italia, resep es krim ini kemudian dimodifikasi dengan sirup dan campuran es. Jadilah es krim a la Italiano yang kemudian dinikmati oleh kaum bangsawan Eropa dan menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Sejak itu, es krim semakin berkembang dengan berbagai modifikasi dan teknik pembuatan. Ada french-style ice cream, yang terbuat dari kuning telur dan populer di dataran Amerika. Di Amerika, kemudian teknis ini dikembangkan menjadi philadelphia ice cream, yang terbuat dari putih telur ditambah berbagai rasa, seperti coklat, vanilla, dan stroberi.



Di Amerika, es krim baru populer pada abad ke-19, seiring penemuan mesin pembuat es krim untuk memenuhi permintaan rakyat Amerika yang tinggi terhadap kudapan ini. Dari Amerika pulalah muncul sebutan es krim, yang berasal dari kata "iced cream".

“Di Indonesia, es krim dibawa oleh bangsa Belanda, dan pada awalnya merupakan jenis makanan yang sangat mahal dan mewah,” tutur Chef Sandra pada acara "Inspirasi Rasa Nusantara bersama Wall's Dung Dung" di Demang Restaurant & Coffee Lounge, Jakarta, Selasa (10/1/2012).

Es krim pada awalnya dikonsumsi di Iced Cream Saloon di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, dan sebagainya. “Yang dapat mengonsumsi es krim hanyalah orang-orang Belanda dan sebagian kecil masyarakat Indonesia. Karena iri melihat sinyo dan noni Belanda mengonsumsi es krim dengan lezatnya, rakyar Indonesia tidak kehilangan akal untuk berkreasi,” lanjutnya.

Ia menambahkan, rakyat Indonesia mengganti bahan dasar es krim berupa susu, yang pada saat itu sangat mahal, dengan santan. Santan yang terbuat dari kelapa ini banyak sekali terdapat di Indonesia, kemudian diolah menjadi es krim. Caranya, santan diaduk di dalam ember kayu, dengan campuran es dan garam selama 6-8 jam. Es krim santan ini kemudian dikreasikan dengan tambahan rasa lokal, seperti kelapa, kopyor, nangka, alpukat, ketan hitam, dan lain-lain.

Es krim santan kemudian dijajakan keluar-masuk kampung menggunakan pikulan atau gerobak kecil. Es krim gerobak menggunakan gong kecil yang bila dipukul berbunyi dung-dung-dung, dan sejak itu dikenal dengan nama es dung dung.

Es krim disajikan dengan roti tawar, cone, maupun dalam gelas kaca. Selain mendapat sebutan sebagai es dung dung, es krim jenis ini juga dikenal sebagai es puter, yang menjadikannya makanan penutup tradisional khas Indonesia. Es dung dung dengan bahan dasar santan ini juga istimewa karena merupakan satu-satunya es krim di dunia yang menggunakan bahan dasar santan.

“Belum ada negara atau bangsa manapun di dunia yang mengklaim penggunaan bahan dasar santan untuk es krim selain Indonesia,” tutup Chef Sandra. (ftr)

Kamis, 05 Januari 2012

Es Lilin Bandung







Berawal dari kenangan masa kecil yang gemar akan es lilin, adalah Bapak A. Setia Permana yang memiliki gagasan awal untuk memproduksi Es Lilin Bandung Aneka Rasa. Setelah menghabiskan waktu tiga bulan untuk mendapatkan resep yang pas, akhirnya Juni 2006 Es Lilin Bandung Aneka Rasa resmi dipasarkan. Saat ini Es Lilin Bandung Aneka Rasa sudah tersebar di berbagai daerah antara lain Bandung sendiri, Bogor, Bekasi, Jakarta, Tasik, Garut, Bali.


Kedai Es Lilin yang bertempat di Jl. Cikawao No.39 Bandung ini memiliki beberapa keunggulan. Diantaranya:

  • Memakai bahan - bahan yang berkualitas serta buah asli sebagai perasa.
  • Karena memakai buah asli, maka manfaat yang terkandung dari buah itu sendiri masih ada dalam es lilin yang Anda konsumsi.
  • Daya cair dari Es Lilin Bandung Aneka Rasa ini tergolong lama, sehingga cocok untuk dijadikan sebagai salah satu alternatif oleh - oleh khas dari Bandung.


Es lilin Bandung mempunyai 18 aneka rasa, diantaranya:
  1. Coklat
  2. Vanilla
  3. Cappucino
  4. Ketan Hitam
  5. Sirsak
  6. Nangka
  7. Jagung
  8. Alpukat
  9. Lychee
  10. Strawberry
  11. Jeruk
  12. Kacang Merah
  13. Anggur 
  14. Jambu
  15. Kacang Hijau
  16. Mangga
  17. Durian
  18. Kelapa Muda

Jl. Cikawao No.39 Bandung
Jawa Barat Indonesia
(022) 4202176
www.eslilin.com

Senin, 12 Desember 2011

Ice Cream Waffle



Bahan:
3 btr telur
1 sdm ragi instan
200 gr gula pasir
1/2 sdt garam
500 ml susu cair
150 gr mentega, lelehkan
500 gr tepung terigu
1 sdt baking powder







Pelengkap:
250 gr ice cream 3 rasa
50 ml cokelat leleh

Cara membuat:
1. Taruh tepung terigu, baking powder, gula pasir dalam wadah. Buat lubang di tengahnya, lalu masukkan ragi instan dan telur. Aduk sambil tuangi susu sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai licin.
2. Masukkan mentega leleh dan garam sambil aduk sampai rata. Diamkan selama 15 menit.
3. Olesi cetakan wafel dengan sedikit mentega dan panaskan sampai cetakan berasap. Tuang adonan wafel ke dalam cetakan hingga penuh, katupkan tutupnya. Balik hingga bagian bawah terlapisi adonan. Masak hingga wafel matang dan kekuningan, keluarkan dari cetakan.
4. Sajikan wafel dengan es krim dan cokelat leleh.

I Scream for Ice Cream, Bandung



Pernah menjerit karena es krim? Mungkin di sini anda bisa menjerit menikmati beragam pilihan rasa home made ice cream. Ya, I Scream for Ice Cream, merupakan kedai es krim yang berlokasi di Jl. Hariangbanga, tidak jauh dari Jl. Dago, Bandung. Dengan suasana rumah jaman baheula, kita memang seolah diajak untuk khusyu menikmati lembutnya es krim.

Ada dua jenis ice cream yang tersedia disini, saya juga gak tau apa bedanya. Yang jelas jenis yang satu lebih special dari yang lainnya (makanya ada selisih harga). Untuk jenis pertama ini kita bisa pesan biasa dengan menggunakan cup atau cone, dengan pilihan 2 topping free. Harganya untuk 1 scoop Rp.9.500, 2 scoops Rp.18.000, 3 scoops Rp.22.500, dan 4 scoops Rp.26.000. Atau kita juga bisa pesan Marblelicious, jadi dua atau tiga scoops dari es krim ini dicampur dengan topping yang kita pilih di aduk di atas "kompor" dingin, mirip dengan es krimnya Cold Stone-lah kalau di Jakarta, walaupun tetep beda kelas dan rasa sih. Tapi sensasi dari marblelicious ini cukup membuat kita bisa "menjerit" koq... Lembut dan mempesona :))


Kalau jenis ke dua sih es krim standar, dengan berbagai cita rasa yang diramu khusus oleh si empunya kedai. Anak saya sih tetep milih es krim coklat, tidak bisa pindah ke lain hati, plus topping butiran coklat warna-warni. Gak tau emang bener-bener enak atau emang doyan, es krim dalam cup yang dipesan anak saya benar-benar bersih tak bersisa, sluurrrppp.... Harganya 1 scoop Rp.8500, 2 scoops Rp.16.000, 3 scoops Rp.20.000 dan 4 scoops Rp.24.000, sudah termasuk free 2 topping
.

Nah kalo bapaknya milih menikmati Es Poeter yang juga Home Made dari tempat ini. Tersedia beragam pilihan rasa es puter ini seperti Kopyor, Durian, Nangka, Kelapa Muda, Tape Ketan, Mocca dan Coklat. Kopyor menjadi pilihan saya karena sudah terbayang kesegarannya. Harga untuk 1 cup-nya rata-rata Rp.3000 kecuali Kopyor dan Durian Rp.3500. Sedangkan kalau mau bawa pulang harga 1 Liternya Rp.30.000 - 35.000.


Selain beragam jenis es krim tersebut, kita juga bisa menikmati minuman Milkshake serta Italian Soda. Atau kita juga bisa bawa pulang Casata, yaitu cake dengan bahan dasar es krim, seharga Rp.70ribu.
Jadi cobain deh meluncur ke Jl. Hariangbanga (dekat jl. Tamansari) dan nikmati sensasi "es krim buatan rumah" dari I Scream for Ice Cream.

Sabtu, 10 Desember 2011

Baltic Ice Cream





Ice Cream Baltic adalah es krim tempo doeloe yang sudah ada sejak tahun 1939. Es krim yang terbuat dari bahan alami, lebih banyak susu (susu murni) dan buah segar. Sistem marketing kami hanya menerima pesanan melalui telepon dan dikirim langsung ke alamat pengiriman yang meliputi area seluruh Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sebagian Bogor. Dan juga es krim Baltic tanpa menggunakan bahan pengawet karena kami hanya menggunakan dry ice (biang es) yang digunakan untuk pengantaran ke tempat tujuan yang bisa mempertahankan tingkat kebekuan es krim.


Produk Es Krim Yang Disediakan:

  • Ice Stick
  • Ice Cup
  • Tart Ice Cream
  • Mini Ice Tart
  • Ice Cream dan Ice Puter Galon
  • Beberapa Paket Ice Cream Pilihan
  • Pesanan-pesanan Khusus
Ice Cup

Ice Stick



Jl. Kramat Raya No. 10 - 12, Senen
Phone: (021) 3501805, (021) 3906409     
Spending : Di bawah Rp.30.000








 

My Blog List

Term of Use

Welcome (з´⌣`ε) Copyright © 2009 Flower Garden is Designed by Ipietoon blogger template for web hosting Flower Image by Dapino